Friday, January 11, 2013

2012, Cadangan Devisa RI 112,78 Dollar AS

AppId is over the quota

JAKARTA, KOMPAS.com - Bank Indonesia (BI) menjelaskan bahwa cadangan devisa per akhir 2012 sebesar 112,78 miliar dollar AS. Nilai tersebut setara dengan 6,1 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri Pemerintah.

Gubernur BI Darmin Nasution menjelaskan  transaksi modal dan finansial mencatat kenaikan surplus yang cukup besar terutama didukung oleh investasi langsung (PMA) dan arus masuk modal portofolio, baik dalam pasar saham maupun pasar obligasi, yang lebih tinggi dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

"Dengan perkembangan tersebut, cadangan devisa sampai dengan akhir Desember 2012 mencapai 112,78 miliar dolar AS," kata Darmin saat konferensi pers di kantornya Jakarta, Kamis (10/1/2013).

Ke depan, Bank Indonesia tetap mewaspadai perkembangan defisit transaksi berjalan dan akan terus mempererat koordinasi kebijakan dengan Pemerintah agar defisit tersebut menurun ke tingkat yang sustainable sehingga keseimbangan eksternal tetap terjaga.

Berikut data cadangan devisa selama 2012: - Januari 2012: 112 miliar dollar AS - Februari 2012: 112,2 miliar dollar AS - Maret 2012: 110,49 miliar dollar AS - April 2012: 116,4 miliar dollar AS - Mei 2012: 111,5 miliar dollar AS - Juni 2012: 106,5 miliar dollar AS - Juli 2012: 106,56 miliar dollar AS - Agustus 2012: 108,99 miliar dollar AS - September 2012: 110,172 miliar dollar AS - Oktober 2012: 110,3 miliar dollar AS - November 2012: 111,3 miliar dollar AS - Desember 2012: 112,78 miliar dollar AS

Thursday, January 10, 2013

Pesta Wirausaha 2013 di JIExpo

AppId is over the quota

JAKARTA, KOMPAS.com - Komunitas Tangan di Atas atau disingkat TDA akan menggelar Pesta Wirausaha 2013. Kegiatan tahunan tempat berkumpulnya wirausahawan nasional tersebut rencananya digelar di JIExpo Kemayoran, Jakarta, dari tanggal 8-10 Februari 2013.

Ketua Panitia Pesta Wirausaha 2013 Teguh Wibawanto mengatakan, diharapkan sebanyak 19.000 partisipan akan menghadiri ajang Pesta Wirausaha 2013 yang bertema Menyongsong Era Indonesia Emas ini.

Menurut Teguh, wirausahawan dalam negeri diharapkan mampu memanfaatkan potensi Indonesia yang saat ini memiliki pertumbuhan ekonomi tinggi di dunia.

"Apalagi di tahun 2025 nanti Indonesia diperkirakan akan masuk jajaran negara terkaya ketujuh di dunia," katanya.

Rencananya, pesta Wirausaha 2013 akan menghadirkan 12 pembicara utama yakni wirausahawan papan atas tanah air serta sekitar 30 pembicara t ambahan dari wirausahawan lokal yang mengorbit.

Salah satu pendiri Komunitas TDA Badroni Yuzirman menuturkan, komunitas ini berawal dari blog miliknya. TDA yang merupakan komunitas nonprofit ini m emiliki tujuan agar para anggotanya dapat menjadi pengusaha sukses.

Komunitas yang sekarang memiliki perwakilan di 30-an kota di Indonesia ini memiliki visi membentuk pengusaha tangguh dan sukses yang berkontribusi bagi peradaban.

Adapun salah satu misi komunitas TDA adalah menumbuhkan semangat kewirausahaan dan membentuk 10.000 pengusaha miliarder tangguh dan sukses hingga tahun 2018 nanti.

Rupiah Terdepresiasi, Ini Tanggapan Gubernur BI

AppId is over the quota

JAKARTA, KOMPAS.com - Bank Indonesia (BI) mencatat nilai tukar Rupiah selama 2012 mengalami depresiasi sebesar 5,91 persen (yoy) ke level Rp 9.638 per dollar AS. Nilai tersebut dianggap masih memiliki volatilitas yang cukup rendah.

"Tekanan depresiasi terutama terjadi pada kuartal II dan III tahun 2012 terkait dengan memburuknya kondisi perekonomian global, khususnya di kawasan Eropa, yang berdampak pada penurunan arus masuk portfolio asing ke Indonesia," kata Darmin saat konferensi pers di kantor BI Jakarta, Kamis (10/1/2013).

Menurut Darmin, dari sisi domestik, tekanan Rupiah berasal dari tingginya permintaan valas untuk keperluan impor di tengah perlambatan kinerja ekspor. Nilai tukar Rupiah kembali bergerak stabil pada kuartal IV-2012 seiring dengan peningkatan arus masuk modal asing yang cukup besar, baik dalam bentuk arus masuk modal portofolio maupun investasi langsung.

Ke depan, Bank Indonesia akan terus menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah sesuai dengan kondisi fundamental perekonomian. Berdasarkan kurs tengah BI, Rupiah hari ini diperdagangkan menguat 25 poin dari level Rp 9.740 menjadi Rp 9.715 per dollar AS.

Pihak Bank Indonesia akan terus melakukan intervensi, khususnya saat kurs Rupiah sudah menembus level nilai wajarnya. "Memang neraca perdagangan kita sedang disoroti pemain pasar. Tapi ya begitulah, ada yang ambil untung, ada yang menganggap ini hanya sementara. Jadi ya macam-macam ya investornya," tambahnya.