Wednesday, January 16, 2013

Pelemahan Rupiah Menguntungkan Eksportir

AppId is over the quota

JAKARTA, KOMPAS.com- Pelemahan rupiah yang berlangsung di awal tahun 2013 ini, bisa menjadi kompesasi bagi eksportir, atas kenaikan tarif dasar listrik dan upah minimum.

Eksportir berharap rupiah bisa mencapai posisi Rp 10.500 per dollar AS. Pelemahan rupiah juga diharapkan berlangsung secara kontinyu.

Ketua Asosiasi Industri Permebelan dan Kerajinan Indonesia Ambar Tjahyono, di Jakarta, Kamis (10/1/2013), mengatakan, pelemahan rupiah menguntungkan ekspotir. "Dengan posisi lemah maka keuntungan eksportir lebih maksimal. Ini menjadi stimulus bagi mereka untuk terus mendorong ekspor," katanya.

Menurut Ambar, pelemahan rupiah juga menjadi kompensasi eksportir yang terkena dampak kenaikan TDL dan UMP. Kenaikan TDL dan UMP membuat beban biaya produksi membengkak sehingga keuntungan pengusaha tergerus. "Lewat hasil maksimal dari pembayaran ekspor, beban itu bisa terkompensasi," ujarnya.

Pelemahan rupiah telah menembus level Rp 9.800 per dollar AS. Eksportir berharap pelemahan bisa tembus ke level Rp 10.500 per dollar AS.

Pelemahan rupiah akan mendongkrak daya beli di kalangan pembeli asing karena harga barang produk Indonesia jadi lebih murah. "Sebaliknya kalau rupiah kuat, harga produk kita jadi mahal," katanya.     

Tuesday, January 15, 2013

Pertumbuhan Ekonomi 2013, BI Lebih Optimis Dibanding Pemerintah

AppId is over the quota

JAKARTA, KOMPAS.com - Bank Indonesia (BI) memiliki penilaian yang lebih optimis dibanding pemerintah soal pertumbuhan ekonomi di 2013. Salah satu alasannya adalah membaiknya pertumbuhan ekonomi global, meski belum cepat.

Gubernur BI Darmin Nasution menjelaskan perekonomian Indonesia di tahun 2013-2014 diperkirakan akan tumbuh 6,3-6,8 persen dan 6,7-7,2 persen. "Pertumbuhan tersebut ditopang oleh konsumsi yang terus meningkat dan investasi yang tetap kuat, sementara ekspor diprakirakan akan membaik," kata Darmin dalam konferensi pers di kantor BI Jakarta, Kamis (10/1/2013).

Jika target bank sentral mencapai level tersebut, maka target itu sedikit lebih tinggi di atas target pertumbuhan ekonomi versi pemerintah di level 6,5 persen.

Menurut Darmin, daya tahan ekonomi selama ini didukung oleh stabilitas makro dan sistem keuangan yang terjaga, sehingga akan mampu memperkuat permintaan domestik. Di sisi lain, kinerja konsumsi rumah tangga dan investasi yang meningkat mampu menahan dampak turunnya pertumbuhan ekspor terutama mulai paruh kedua 2012.

Dari sisi produksi, pertumbuhan ekonomi terutama ditopang oleh kinerja sektor industri pengolahan, sektor perdagangan, hotel, dan restoran, serta sektor pengangkutan dan komunikasi. "Sehingga pertumbuhan ekonomi 2012 sebesar 6,5 persen," tambahnya.

Petani Tembakau Dihambat, Impor Tak Dihalangi

AppId is over the quota

JAKARTA, KOMPAS.com — Pemerintah kembali dinilai tak peka terhadap kondisi petani di Indonesia dengan mengesahkan Peraturan Pemerintah Nomor 109 Tahun 2012 tentang Pengamanan Produk yang Mengandung Adiktif Berupa Tembakau bagi Kesehatan.

Peraturan ini dinilai menghambat petani tembakau di dalam negeri. Di sisi lain, impor tembakau justru tak pernah dibatasi pemerintah. Kondisi ironis ini, dinilai Salamuddin Daeng dari Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia, merupakan pengkhianatan terhadap perjuangan petani tembakau.

"Akhirnya perjuangan petani untuk membela keberlangsungan produksi tembakau nasional, di tengah hantaman berbagai regulasi yang membatasi produksi tembakau nasional, dan melawan impor tembakau yang membesar dari tahun ke tahun dikhianati oleh pemerintah," ujar Salamuddin di Jakarta, Kamis (10/1/2013).

PP No109/2012, menurut Salamuddin, bakal menghalangi petani tembakau untuk berproduksi melalui diversifikasi. "Sementara sisi lain, PP ini sama sekali tidak membatasi impor yang saat ini telah menghancurkan harga tembakau nasional," katanya.

Salamuddin mencatat, saat ini impor tembakau sekitar 100.000 ton atau meningkat sekitar 10 persen dari tahun sebelumnya. Total produksi nasional sebesar 180.000 ton. "Melalui peraturan Menteri Keuangan soal impor tembakau, seluruh produk tembakau bea masuknya nol persen sejak Juli 2012. Pemerintahan SBY lebih peduli dengan modal asing dibandingkan dengan rakyatnya sendiri," ujar Salamuddin.

Menurut Salamuddin, sebagian besar tembakau impor digunakan perusahaan raksasa tembakau asing yang saat ini mendominasi pasar Indonesia. "Sisi lain, petani nasional dihalang-halangi menanam tembakau dengan berbagai peraturan, termasuk peraturan daerah yang marak dibuat dalam era otonomi daerah dan mengarah pada pembatasan serta pengalihan tanaman tembakau ke tanaman lain, dengan alasan hipokrit bahwa tembakau membahayakan kesehatan," ujarnya.

Monday, January 14, 2013

Penjualan BMW Capai Rekor

AppId is over the quota

Pada bulan Desember 2012 penjualan mencapai 181.57 1 kendaraan , yang menunjukkan peningkatan dari 14,8 persen dibandingkan penjualan di bulan Desember 2011.

"Tahun 2012 adalah tahun yang sangat sukses bagi kami, " kata Kepala Pemasaran dan Penjualan BMW Ian Robertso n, seperti dikutip AFP, Kamis (10/1/2013) .

"Kelompok BMW berhasil mencapai hasil terbaik untuk penjualan selama dua tahun terakhir. Kami terus memperluas segmen premium. Kami memasuki tahun 2013 dengan momentum positif dan meskipun terjadi goncangan di beberapa pasar. Kami menargetkan rekor penjualan bisa tercapai lagi pada tahun ini," kata Robertson.

Pertumbuhan permintaan sepanjang tahun 2013 akan didorong  permintaan luar negeri untuk merek BMW , Mini dan Rolls-Royce. Kenaikan penjualan terbesar terjadi di China (40,4 persen) disusul Asia (31,6 persen). Penjualan di Eropa hanya tumbuh tipis 0,8 persen, sementara di Amerika Serikat 11,9 persen. 

PBB: Harga Pangan Turun 7 Persen

AppId is over the quota

Indeks harga pangan pada bulan Desember 2012 tercatat turun tipis sebesar 1,1 persen. PBB, seperti dikutip AFP, Kamis (10/1/2013) mengingatkan cuaca buruk yang akan terjadi sepanjang tahun 2013, termasuk kekeringan di wilayah Amerika Utara akan kembali memicu krisi pangan internasional. Krisis pangan bisa menjadi sumber konflik baru di negera-negara berkembang.

Menurut catatan PBB, penurunan harga pangan secara sigfinikan terjadi di bulan Oktober-November-Desember 2012. Harga pangan dunia sempat mencapai rekor tertinggi di Bulan Juli 2012, dengan kenaikan sekitar 10 persen. 

Sunday, January 13, 2013

Setahun, BI Rate Tetap 5,75 Persen

AppId is over the quota

JAKARTA, KOMPAS.com — Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan BI (BI Rate) pada Januari 2013 ini di level 5,75 persen. Ini berarti sudah 12 bulan atau setahun bank sentral mempertahankan BI Rate sejak Februari 2012.

Gubernur BI Darmin Nasution menjelaskan, tingkat suku bunga tersebut dinilai masih konsisten dengan tekanan inflasi yang rendah dan terkendali sesuai dengan target inflasi pada 2013 dan 2014 di level 4,5 plus minus 1 persen.

"Kami tetap mempertahankan BI Rate di level 5,75 persen," kata Darmin di Kantor BI, Jakarta, Kamis (10/1/2013).

Darmin menilai kinerja tahun 2012 dan prospek tahun 2013-2014 secara umum masih menunjukkan perekonomian domestik yang tetap tumbuh baik dengan stabilitas tetap terjaga. Ke depan, dengan mencermati risiko perekonomian global, Dewan Gubernur akan memperkuat kebijakan untuk mengelola keseimbangan eksternal ke tingkat yang berkesinambungan dengan tetap memberikan dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi domestik.

"Kami meyakini bahwa penerapan bauran kebijakan moneter dan makroprudensial serta dukungan koordinasi dengan pemerintah akan mampu menjaga kestabilan ekonomi makro dan kesinambungan pertumbuhan ekonomi nasional," katanya.

Di sisi lain, perekonomian dunia tahun 2013 masih tumbuh lebih lambat dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Pertumbuhan ekonomi Eropa mengalami kontraksi terkait dengan berlarut-larutnya penyelesaian krisis di kawasan tersebut. Sementara perekonomian di Amerika Serikat mulai membaik meski masih ada risiko dari stimulus fiskalnya.

Di negara berkembang, ekonomi juga mulai melambat seiring dengan pelambatan ekonomi China dan India. "Hal ini juga memengaruhi Indonesia karena kedua negara tersebut adalah mitra dagang Indonesia meski harga komoditas masih turun," tutur Darmin.

Pada tahun 2013 dan 2014, BI memperkirakan ekonomi dunia akan tumbuh lebih tinggi dan harga komoditas dunia juga akan mengalami kenaikan.

Garuda Akan Punya "First Class" Lagi

AppId is over the quota
KOMPAS/HERU SRI KUMORO Perdana Menteri Inggris David Cameron didampingi Direktur Utama Garuda Indonesia Emirsyah Satar melihat pesawat Airbus A330-200 milik Garuda Indonesia di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Rabu (11/4/2012).

JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah 27 tahun ditutup, akhirnya perusahaan penerbangan Garuda Indonesia akan membuka kembali pelayanan kelas satu di pesawatnya. Layanan first class ini akan diadakan di seluruh pesawat Boeing B777-300 yang akan mulai datang pada bulan Juni tahun ini. Kepastian ini diungkapkan oleh Direktur Utama Garuda Emirsyah Satar, di Jakarta, Kamis (10/1/2013) kepada Majalah Angkasa.

Garuda pernah mempunyai layanan kelas satu namun dihentikan pada tahun 1985. Pada saat itu Garuda mempunyai dua kelas yaitu First Class dan Economy Class. Namun melihat perkembangan pasar yang tidak menggembirakan, layanan itu dihapus dan diganti dengan kelas bisnis. Saat ini layanan yang dibuka Garuda adalah kelas bisnis, kelas premium bisnis dan kelas ekonomi.

Menurut penjelasan Direktur Servis Garuda, Faik Fahmi, di setiap pesawat tersebut akan terdapat 8 kursi untuk first class. “Kami akan membuat first class Garuda lebih hebat dari maskapai lain,” begitu promosi Faik.

Faik sedikit membocorkan layanan yang akan ada di kelas itu adalah adanya chef (juru masak) yang khusus melayani penumpang kelas satu tersebut. Selain itu juga akan ada tv online, sehingga penumpang tetap bisa menyaksikan tayangan televisi saat terbang.

Saat ini yang bisa dilihat penumpang hanya video saja. Layanan lain adalah adanya immigration on board, yaitu layanan imigrasi bagi para penumpang yang akan menuju ke Indonesia.

Kursi di kelas satu ini juga dibuat lain dari kursi yang saat ini ada di pesawat Garuda. “Kursinya akan nyaman untuk tidur. Bahkan akan ada kamar khusus sehingga privacy penumpang tersebut bisa terjaga,” lanjut Faik.

Untuk membuat layanan tersebut, Garuda akan bekerja sama dengan berbagai konsultan terkemuka di dunia. Salah satunya adalah konsultan Yates dari London.

Target adanya layanan kelas satu ini, menurut Faik, adalah menarik orang-orang berduit dari Indonesia yang saat ini sering menggunakan maskapai lain.

Empat pesawat B777-300 Garuda akan mulai datang tahun ini dimulai pada bulan Juni. Kemudian sekitar bulan Juli pesawat akan dioperasikan untuk ke Timur Tengah karena pada bulan-bulan tersebut akan ada banyak penerbangan untuk ibadah umrah dan haji.

Setelah penerbangan ke Timur Tengah reda, pesawat akan digunakan ke Tokyo (Jepang), Eropa (Amsterdam dan London) serta ke AS. Sampai saat ini Garuda memesan 10 pesawat B777-300. (Gatot R)

Soal Syariah, Indonesia Kalahkan Malaysia

AppId is over the quota

JAKARTA, KOMPAS.com - Dulu, Indonesia kalah dari Malaysia soal promosi keuangan perbankan syariah. Padahal Indonesia menyandang predikat sebagai negara berpenduduk muslim terbesar di Asia. Namun kini sudah sebaliknya. Berdasarkan media Zawya dari Dubai, perbankan Indonesia dinilai memiliki promosi keuangan syariah terbaik di dunia.

Hal ini berdasarkan jajak pendapat online yang dilakukan Islamic Finance News (IFN). "Hasilnya, Bank Indonesia (BI) dinilai berhasil menggeser posisi Bank Nasional Malaysia dalam hal promosi keuangan syariah terbaik di dunia," kata media Zawya, Kamis (10/1/2013).

Media tersebut juga merilis bahwa jajak pendapat ini pertama kali dilakukan pada 2006. Jajak pendapat ini meliputi semua pasar utama perbankan syariah dan emerging market, seperti Australia, Suriah, Inggris, Lebanon, Iran, dan Kenya. "Sebelumnya, Malaysia tak pernah tersingkir sebagai pemenang untuk kategori ini," tambahnya.

Tak hanya BI, Bank Muamalat juga menjadi pemenang untuk kategori Bank Islam Paling Inovatif. Pemenang umum untuk bank syariah terbaik atau "Best Overall Islamic Bank" baru akan diumumkan pada 25 Februari 2013 di Jumeirah Emirates Hotel, Dubai.

Jajak pendapat ini melibatkan 12.505 responden dari bank-bank syariah seluruh dunia. Hasil perhitungan menunjukkan hanya 9.883 suara yang sah. Sebanyak 2.662 suara ditolak karena responden memberikan suara untuk banknya sendiri, duplikasi atau berasal dari sumber yang meragukan. Secara total, IFN merangkum 160 nominator untuk 36 kategori.

Berikut daftar pemenang jajak pendapat online bank syariah terbaik di dunia:

1. Best Central Bank in Promoting Islamic Finance: Bank Indonesia
2. Best Islamic Leasing Provider: Amanah Leasing
3. Best Islamic Private Bank: National Bank for Development (ADIB)
4. Best Islamic Retail Bank: Abu Dhabi Islamic Bank
5. Best New Islamic Bank: Alizz Islamic Bank
6. Most Innovative Islamic Bank: Bank Muamalat
7. Best Islamic Trustee/Custodian: Deutsche Bank
8. Best Private Equity House:  Qatar First Investment Bank
9. Best Islamic Bank in Australia: Muslim Community Co-Operative Australia
10. Best Islamic Bank in Bahrain: Al Baraka Islamic Bank
11. Best Islamic Bank in Bangladesh: Islamic Bank Bangladesh
12. Best Islamic Bank in Brunei: Bank Islamic Brunei Darussalam
13. Best Islamic Bank in Egypt: National Bank for Development (ADIB)
14. Best Islamic Bank in Indonesia: Bank Muamalat
15. Best Islamic Bank in Iran: Bank Melli Iran
16. Best Islamic Bank in Jordan: Jordan Islamic Bank
17. Best Islamic Bank in Kenya: Gulf African Bank
18. Best Islamic Bank in Kuwait: Kuwait Finance House
19. Best Islamic Bank in Lebanon: Al Baraka Lebanon
20. Best Islamic Bank in Malaysia: Bank Islam Malaysia
21. Best Islamic Bank in Oman: BankMuscat
22. Best Islamic Bank in Pakistan: Al Baraka Islamic Bank
23. Best Islamic Bank in Palestine Territories: Palestine Islamic Bank
24. Best Islamic Bank in Qatar: Qatar Islamic Bank
25. Best Islamic Bank in Saudi Arabia: Al Rajhi Bank
26. Best Islamic Bank in South Africa: Absa Islamic Bank
27. Best Islamic Bank in Sri Lanka: Amana Bank
28. Best Islamic Bank in Sudan: Al Baraka Bank Sudan
29. Best Islamic Bank in Syria: Syrian International Islamic Bank
30. Best Islamic Bank in Thailand: Islamic Bank of Thailand
31. Best Islamic Bank in Turkey: Turkiye Finans Katilim Bankasi
32. Best Islamic Bank in UAE: Abu Dhabi Islamic Bank
33. Best Islamic Bank in UK: Bank of London & The Middle East
34. Best Islamic Bank in the USA: Lariba
35. Best Islamic Bank in Yemen: Islamic Bank of Yemen

Saturday, January 12, 2013

Berkat "Immigration on Board", Penumpang Garuda Naik 20 Persen

AppId is over the quota
ANGKASA/GATOT R Layanan immigration on board atau layanan imigrasi di pesawat Garuda Indonesia.

JAKARTA, KOMPAS.com - Perusahaan penerbangan Garuda Indonesia, Kamis (10/1/2013) memperpanjang kerja sama dengan Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM serta Bank Rakyat Indonesia (BRI) untuk meneruskan program immigration on board atau layanan Imigrasi di pesawat.

Penandatanganan kerja sama tersebut dilaksanakan oleh Direktur Utama Garuda Indonesia Emirsyah Satar, Direktur Jenderal Imigrasi Bambang Irawan dan Direktur Utama Bank BRI Sofyan Basir di Hotel Mandarin Oriental, Jakarta.

“Selain meneruskan program kami akan menambahkan rute yang dilayani immigration on board. Terutama rute-rute yang akan dilayani oleh pesawat Boeing B777-300 kami yaitu ke Eropa dan AS,” ujar Emirsyah Satar.

Immigration on Board adalah layanan pengurusan dokumen keimigrasian berupa pemberian visa on arrival di atas pesawat Garuda Indonesia yang terbang menuju Indonesia.

Layanan ini dilaksanakan oleh petugas Imigrasi yang dipersiapkan secara khusus dalam setiap penerbangan. Layanan ini mulai dilaksanakan pada 1 Februari 2010. Pada awalnya rute yang dilayani adalah Tokyo – Jakarta dan Tokyo – Denpasar.

Dengan adanya layanan ini, penumpang yang menuju Indonesia tidak akan melalui antrean di loket Imigrasi di bandara. Antrean pelayanan Imigrasi ini bisa memakan waktu lebih dari 30 menit jika terjadi pada jam-jam sibuk. Namun dengan adanya layanan di pesawat, penumpang bisa melakukan proses imigrasi sambil santai menikmati layanan lain di pesawat tersebut.

Untuk mendapatkan layanan “Immigration on Board”, para penumpang asing terlebih dahulu membeli voucher pembayaran “visa on arrival” di counter check-in Garuda Indonesia di bandara (negara tertentu di luar Indonesia).

Pemeriksaan, cap passport dan pemberian visa on arrival akan diproses di atas pesawat (dalam penerbangan) oleh dua petugas Imigrasi khusus yang turut terbang bersama penumpang.

Setelah penumpang mendapatkan visa on arrival, petugas  juga akan memberikan kartu khusus bagi penumpang untuk kemudian diserahkan kepada petugas Imigrasi di bandara kedatangan (Bali atau Jakarta) dan dapat segera keluar bandara.

Layanan imigrasi di pesawat yang dilakukan Garuda Indonesia ternyata berhasil menaikkan jumlah penumpang sekitar 20 persen. Menurut Direktur Servis Garuda, Faik Fahmi, peningkatan tersebut terjadi di rute yang ada layanan tersebut. Rute-rute tersebut adalah dari Tokyo (Narita) – Jakarta, Tokyo (Narita) – Denpasar, Seoul- Jakarta, Sydney – Jakarta, Sydney - Denpasar dan Osaka – Denpasar.

Layanan imigrasi di dalam pesawat ini sangat unik dan merupakan satu-satunya di dunia. Selain Garuda, tidak ada maskapai lain yang melaksanakannya. Karena keberhasilan Garuda, banyak maskapai asing yang berkeinginan untuk meniru layanan ini. (Gatot R)

Mendag Pertimbangkan Turunkan Bea Keluar CPO

AppId is over the quota
KOMPAS/MOHAMMAD HILMI FAIQ Ilustrasi tandan buah segar kelapa sawit.

JAKARTA, KOMPAS.com-Pemerintah mempertimbangkan untuk menurunkan bea keluar kelapa sawit mentah (crude palm oil-CPO). Hal itu menyusul langkah Malaysia yang sudah menetapkan bea keluar CPO sebesar nol persen.

Selama tiga bulan terakhir, bea keluar CPO sebenarnya sudah mengalami penurunan drastis, tetapi penurunan tersebut lebih bersifat alamiah, bukan didesain oleh pemerintah.

Menteri Perdagangan Gita Wirjawan, di Jakarta, Kamis (10/1/2013), mengatakan pihaknya tengah mempertimbangkan langkah untuk menurunkan bea keluar CPO secara sengaja.

"Akan kita pertimbangkan. Memang Malaysia sudah menurunkan sampai nol persen, kita akan coba. Sekarang sudah 7,5 persen, nanti akan kita kaji dulu," ujarnya.

Dia mengatakan, penurunan bea keluar diperlukan untuk menjaga pasar utama CPO Indonesia. Tanpa penyikapan, Malaysia bisa merebut pasar tersebut karena CPO mereka lebih kompetitif dengan bea keluar nol persen.

Dua pasar yang dikahawatirkan terebut adalah India, Pakistan, dan China. Malaysia sebelumnya menetapkan bea keluar di kisaran 4,5 persen-8 persen, namun belakangan kembali memangkas hingga ke level nol persen.     

Friday, January 11, 2013

Cadangan Devisa China Terbesar di Dunia

AppId is over the quota

Bank Rakyat China, seperti dikutif AFP, Kamis (10/1/2013) menyebutkan peningkatan cadangan devisa tersebut adalah dampak peningkatan suplus perdagangan. Surplus perdagangan negara itu untuk 2012 mencapai level tertinggi selama empat tahun terakhir .

Sepanjang 2012, surplus perdagangan China melonjak hingga 48,1 persen ke level 231,1 miliar dollar AS. Peningkatan surplus tersebut terjadi di tengah perlambatan ekspor China.

Selama ini, produk China banyak menguasai pasar-pasar di negara berkembang. Peningkatan surplus tersebut tidak terlepas dari kondisi krisis di Barat. Krisis membuat produk Barat tak kompetitif.

Sementara itu jumlah kredit perbankan di China pada akhir tahun 2012 mulai berkurang. Menurut data bank sentral, kredit pada bulan Desember tercatat 73 miliar dollar AS, lebih rendah dibandingkan posisi bulan November yang mencapai 84 miliar dollar AS. 

Hatta: Jangan Ada PHK

AppId is over the quota

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator bidang Perekonomian Hatta Rajasa berharap, sektor usaha diminta untuk tidak melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) pada setiap karyawannya. Justru perusahaan harus bisa meningkatkan penciptaan lapangan pekerjaan untuk bisa meningkatkan perekonomian.

"Tahun ini kita konsen meningkatkan penciptaan lapangan kerja 700 ribu-1 juta di tengah kondisi pasar yang kurang menguntungkan. Serta tetap mempertahankan jangan ada PHK," kata Hatta selepas Rapat Koordinasi di kantornya Jakarta, Kamis (10/1/2013).

Menurut Hatta, masing-masing perusahaan diminta untuk melakukan pendekatan mengintensifkan buruh (labour intensif). Selain itu, Hatta juga meminta bahwa proyek-proyek pemerintah terkait infrastruktur yang saat ini masih terhambat agar segera diselesaikan secara cepat untuk bisa meningkatkan penciptaan lapangan kerja.

Di sisi lain, pemerintah juga akan terus meningkatkan penciptaan wirausaha, penyediaan program beasiswa hingga universitas. "Jangan sampai ada putus sekolah mulai dari SMP hingga universitas," tambahnya.

Sekadar informasi, ada lima hal yang harus diperhatikan untuk bisa meningkatkan lapangan kerja di masyarakat. Kelima langkah itu perlu untuk menangani persoalan tenaga kerja. Hal pertama yang mengganggu ketenagakerjaan di Tanah Air adalah iklim investasi yang masih belum kondusif.

Saat ini, masih ada iklim investasi yang belum berpihak ke pengusaha, misalnya kepastian untuk berusaha ataupun soal reformasi birokrasi satu pintu. Masalah kedua menyangkut bagaimana mengidentifikasi setiap proyek untuk bisa menciptakan lapangan kerja.

Saat ini, pemerintah terus menghitung daya serap setiap proyek untuk menciptakan lapangan kerja. "Dana APBN kita akan kita alokasikan untuk infrastruktur, ini yang akan bisa meningkatkan lapangan kerja juga," tambah Hatta.

Problem ketiga terkait regulasi-regulasi yang menghambat penciptaan tenaga kerja baru. Langkah keempat adalah memastikan tidak ada unjuk rasa buruh di semua industri. "Soal masalah perburuhan, jangan sampai ada masalah lagi. Jangan sampai ada pengusaha yang relokasi. Kita jaga agar jangan sampai pindah," ujarnya.

Langkah kelima adalah memastikan proyek-proyek yang sudah disetujui APBN agar tetap sesuai dengan Marsterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI). Pemerintah akan menentukan target penyerapan tenaga kerja baru mencapai 750.000 hingga 1 juta orang per tahun.

Tahun lalu pemerintah hanya menargetkan penyerapan 460.000 orang tenaga kerja. Dengan adanya target tersebut, angka pengangguran bisa ditekan dari 6,32 persen pada 2012 menjadi 5 persen pada tahun 2013.

2012, Cadangan Devisa RI 112,78 Dollar AS

AppId is over the quota

JAKARTA, KOMPAS.com - Bank Indonesia (BI) menjelaskan bahwa cadangan devisa per akhir 2012 sebesar 112,78 miliar dollar AS. Nilai tersebut setara dengan 6,1 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri Pemerintah.

Gubernur BI Darmin Nasution menjelaskan  transaksi modal dan finansial mencatat kenaikan surplus yang cukup besar terutama didukung oleh investasi langsung (PMA) dan arus masuk modal portofolio, baik dalam pasar saham maupun pasar obligasi, yang lebih tinggi dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

"Dengan perkembangan tersebut, cadangan devisa sampai dengan akhir Desember 2012 mencapai 112,78 miliar dolar AS," kata Darmin saat konferensi pers di kantornya Jakarta, Kamis (10/1/2013).

Ke depan, Bank Indonesia tetap mewaspadai perkembangan defisit transaksi berjalan dan akan terus mempererat koordinasi kebijakan dengan Pemerintah agar defisit tersebut menurun ke tingkat yang sustainable sehingga keseimbangan eksternal tetap terjaga.

Berikut data cadangan devisa selama 2012: - Januari 2012: 112 miliar dollar AS - Februari 2012: 112,2 miliar dollar AS - Maret 2012: 110,49 miliar dollar AS - April 2012: 116,4 miliar dollar AS - Mei 2012: 111,5 miliar dollar AS - Juni 2012: 106,5 miliar dollar AS - Juli 2012: 106,56 miliar dollar AS - Agustus 2012: 108,99 miliar dollar AS - September 2012: 110,172 miliar dollar AS - Oktober 2012: 110,3 miliar dollar AS - November 2012: 111,3 miliar dollar AS - Desember 2012: 112,78 miliar dollar AS

Thursday, January 10, 2013

Pesta Wirausaha 2013 di JIExpo

AppId is over the quota

JAKARTA, KOMPAS.com - Komunitas Tangan di Atas atau disingkat TDA akan menggelar Pesta Wirausaha 2013. Kegiatan tahunan tempat berkumpulnya wirausahawan nasional tersebut rencananya digelar di JIExpo Kemayoran, Jakarta, dari tanggal 8-10 Februari 2013.

Ketua Panitia Pesta Wirausaha 2013 Teguh Wibawanto mengatakan, diharapkan sebanyak 19.000 partisipan akan menghadiri ajang Pesta Wirausaha 2013 yang bertema Menyongsong Era Indonesia Emas ini.

Menurut Teguh, wirausahawan dalam negeri diharapkan mampu memanfaatkan potensi Indonesia yang saat ini memiliki pertumbuhan ekonomi tinggi di dunia.

"Apalagi di tahun 2025 nanti Indonesia diperkirakan akan masuk jajaran negara terkaya ketujuh di dunia," katanya.

Rencananya, pesta Wirausaha 2013 akan menghadirkan 12 pembicara utama yakni wirausahawan papan atas tanah air serta sekitar 30 pembicara t ambahan dari wirausahawan lokal yang mengorbit.

Salah satu pendiri Komunitas TDA Badroni Yuzirman menuturkan, komunitas ini berawal dari blog miliknya. TDA yang merupakan komunitas nonprofit ini m emiliki tujuan agar para anggotanya dapat menjadi pengusaha sukses.

Komunitas yang sekarang memiliki perwakilan di 30-an kota di Indonesia ini memiliki visi membentuk pengusaha tangguh dan sukses yang berkontribusi bagi peradaban.

Adapun salah satu misi komunitas TDA adalah menumbuhkan semangat kewirausahaan dan membentuk 10.000 pengusaha miliarder tangguh dan sukses hingga tahun 2018 nanti.

Rupiah Terdepresiasi, Ini Tanggapan Gubernur BI

AppId is over the quota

JAKARTA, KOMPAS.com - Bank Indonesia (BI) mencatat nilai tukar Rupiah selama 2012 mengalami depresiasi sebesar 5,91 persen (yoy) ke level Rp 9.638 per dollar AS. Nilai tersebut dianggap masih memiliki volatilitas yang cukup rendah.

"Tekanan depresiasi terutama terjadi pada kuartal II dan III tahun 2012 terkait dengan memburuknya kondisi perekonomian global, khususnya di kawasan Eropa, yang berdampak pada penurunan arus masuk portfolio asing ke Indonesia," kata Darmin saat konferensi pers di kantor BI Jakarta, Kamis (10/1/2013).

Menurut Darmin, dari sisi domestik, tekanan Rupiah berasal dari tingginya permintaan valas untuk keperluan impor di tengah perlambatan kinerja ekspor. Nilai tukar Rupiah kembali bergerak stabil pada kuartal IV-2012 seiring dengan peningkatan arus masuk modal asing yang cukup besar, baik dalam bentuk arus masuk modal portofolio maupun investasi langsung.

Ke depan, Bank Indonesia akan terus menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah sesuai dengan kondisi fundamental perekonomian. Berdasarkan kurs tengah BI, Rupiah hari ini diperdagangkan menguat 25 poin dari level Rp 9.740 menjadi Rp 9.715 per dollar AS.

Pihak Bank Indonesia akan terus melakukan intervensi, khususnya saat kurs Rupiah sudah menembus level nilai wajarnya. "Memang neraca perdagangan kita sedang disoroti pemain pasar. Tapi ya begitulah, ada yang ambil untung, ada yang menganggap ini hanya sementara. Jadi ya macam-macam ya investornya," tambahnya.